Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari

Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari

Meraih Mimpi Menjadi Pramugari Garuda Indonesia

Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari
Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari

Mimpi Jadi Pramugari – Pramugari termasuk pekerjaan yang memiliki gengsi tinggi dan berkelas, suatu hal yang wajar jika banyak wanita ingin menjadi pramugari. Dalam perkembangannya, industri penerbangan di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat signifikan dari setiap tahunnya. Lalu apa pengaruhnya perkembangan industri penerbangan dengan profesi pramugari?

Perkembangan bidang penerbangan meliputi beberapa hal seperti bermunculannya maskapai baru yang beroperasi di Indonesia. Maskapai lama pun tidak mau kalah dengan meningkatkan pelayanannya dengan menambah armada baru hingga rute destinasi baru. Demi kelancaran operasional maskapai, maka kebutuhan tenaga kerja baru menjadi semakin meningkat. Karena hal itulah kesempatan menjadi pramugari menjadi semakin terbuka lebar.

Namun pada kenyataannya untuk menjadi pramugari ternyata tidak mudah lho guys. Maka dari itu admin ingin menceritakan kisah perjuangan cewek yang sukses menjadi pramugari di maskapai terbesar Indonesia.Namanya adalah Inda Pebrina yang akan berbagi kisah pengalamannya sehingga bisa menjadi pramugari. Yuk kita simak kisah lengkapnya!

Motivasi Menjadi Pramugari

 

Dalam suatu sesi, Inda bercerita bahwa ia ingin sekali menjadi seorang pramugari sejak masih di bangku SMA. Sambil tertawa Inda bercerita kuranglebih seperti ini “Aku pengin pekerjaan yang bisa jalan-jalan gratis tapi dibayar. Pokoknya aku mau keluar dari kampungku.”

Ternyata setelah lulus dari SMA, Inda memutuskan untuk masuk ke sekolah pramugari untuk terus mengejar apa yang didambakannya. Namun setiap keinginan besar bisanya akan menemui kesulitan terlebih dahulu, salah satunya Inda kerap kali diremehkan orang lain.

“Aku pernah dipaksa sama teman-teman untuk mendaftar kuliah, tapi aku enggak mau. Lalu mereka banyak yang bertanya, memang aku maunya jadi apa sih.

Mulai keluarga, teman, tetangga banyak yang meremehkan cita-cita Inda ini sampai membuatnya sempat merasa down. Karena Inda merasa dirinya tidak cantik, tidak pintar-pintar amat, tinggi Inda juga pas banget dengan persyaratan minimal menjadi pramugari 161 cm. Karena waktu itu persyaratan tinggi minimal pramugari 160 cm.

Mungkin saja hal yang wajar jika di kampung menganggap profesi pramugari adalah pekerjaan yang sangat mewah.Terlebih lagi Inda bercerita ia bukan anak orang kaya, sehingga ia berfikir tidak akan bisa mewujudkan impiannya.

Setelah selesai mengikuti sekolah pramugari, Inda mulai mencoba melamar ke beberapa maskapai penerbangan Indonesia. “Aku pernah coba ke Lion, Sriwijaya, Batavia, Air Asia, pokoknya hampir semua airline aku coba. Tapi ternyata belum ada yang lolos.”

Sebagai manusia biasa hal tersebut pasti membuat dara asal palembang ini merasa sangat down. Di tengah keadaannya tersebut, Inda berfikir untuk menyerah. Sempat masuk kuliah reguler atas saran orangtuanya tak membuat keinginan menjadi pramugari Inda hilang begitu saja.

Impian Sebagai Pramugari Akhirnya Terwujud

Pada tahun 2008 akhirnya Inda mendapatkan kesempatan lagi untuk bisa menjadi seorang pramugari.  Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari.

“Ada lowongan untuk jadi pramugari di Garuda Indonesia untuk perjalanan naik haji. Akhirnya aku ikut dan berhasil lolos. Di perjalanan haji ini, tugas kita kebanyakan untuk menjembatani bahasa. Karena kebanyakan orang yang naik haji itu lanjut usia (lansia), sehingga banyak dari mereka enggak mengerti bahasa Indonesia. Harus dijelaskan dengan bahasa daerah,” ujarnya. Karena hal itu, Inda memutuskan untuk berhenti kuliah dan fokus pada profesinya sebagai pramugari.

Perjuangan memang tak akan menghianati hasil, waktu itu Inda adalah pramugari termuda di pramugari haji Garuda Indonesia. Lalu pada tahun 2009, Inda mendapatkan tawaran untuk menjadi pramugari reguler. Namun untuk menjadi pramugari reguler tidak semudah itu, Inda harus melewati tes lagi seperti tes performance, psikotes, pengetahuan umum, wawancara, tes kesehatan dan tes pramugari pada umumnya.

Ternyata Inda dinyatakan lolos dalam tahapan tes pramugari yang ada dan akhirnya Inda bisa menjadi pramugari penerbangan reguler pada tahun 2010. Dan akhirnya impian Inda menjadi pramugari selama ini menjadi kenyataan.

Dalam beberapa tugas terbangnya, Inda telah melalui banyak penerbangan dalam maupun keluar negeri. Beberapa destinasi luar negeri seperti Jeddah, Dubai, Amsterdam, Nagoya, Osaka Haneda, Narita, Seoul, Brisbane, Melbourne, Sydney dan masih banyak lagi. Inda bercerita bahwa penerbangan yang paling berkesan adalah penerbangannya pertama ke Jeddah.

“Aku ingat banget saat itu aku terus menangis. Waktu itu mendarat jam 2 pagi, aku melihat ke luar jendela. Aku bersyukur banget akhirnya bisa mencapai cita-citaku jadi pramugari, apalagi jadi pramugari Garuda Indonesia.”

Inda mengaku sangat senang dan bahagia, namun di sisi lain ia juga merasakan perasaan campur aduk juga. “Aku sedih karena  mama nggak bisa melihat aku berhasil jadi pramugari. Mamaku dipanggil Tuhan ketika aku sedang menjalani training. Terakhir ketemu mama saat beliau mengantar saya training di tahun 2008.

Beliau terkena stroke dan sakit jantung, kemudian masuk rumah sakit selama dua minggu. Keluarga enggak ada yang ngasih kabar karena enggak mau aku khawatir. Tiba-tiba aku ditelepon dan diberi tahu kalau mama sudah enggak ada,” kenang Inda.

Hal Sulit Ketika Menjadi Pramugari

Menurut Inda, salah satu duka menjadi pramugari adalah harus jauh dari keluarga yang sedang sakit atau terkena musibah.

“Ulang tahun, Hari raya lebaran, natal, tahun baru, atau perayaan apa pun terbiasa dilewati di pesawat.”

Inda juga harus bisa tetap tersenyum saat ada penumpang yang membuatnya kesal atau sedang mengalami masalah pribadi.

“Misalnya ada rombongan, mereka mau duduk bareng dan enggak mau berpisah. Jadinya pindah-pindah tempat duduk.

Lalu ada aja penumpang bandel yang handphone-nya tetap menyala padahal sudah diperingatkan personal. Pernah juga digoda sama penumpang cowok, diajak ngobol dan diminta nomor handphone. Pekerjaan ini kan dituntut harus ramah dan banyak tersenyum, mungkin ada yang salah persepsi,” tukasnya.

Untuk mengatasi mood-nya yang terkadang turun tapi tetap harus bersikap profesional di depan penumpang, Inda mengatasinya dengan sering latihan tersenyum di depan kaca.

“Capek pasti ada, semua pekerjaan pasti ada capeknya. Harus gagal berkali-kali dan harus menghadapi cobaan dari orang-orang yang meremehkan. Kalau mau jadi pramugari harus niat yang baik, berdoa, dan banyak belajar,” tutupnya.

Instagram : indapeb

Kesimpulan

Mungkin kisah Inda tadi bisa menjadikan semangat buat kalian yang sudah merasa lelah dan hampir menyerah mengejar impian. Percaya saja bahwa dengan usaha, doa dan antusias tinggi, impian kalian pasti akan terwujud walaupun harus melewati jalanan berliku sekalipun.

Terus semangat, terus belajar, terus berusaha dan terus berdoa, hadapi kegagalan hingga kegagalan bosan menghampiri kamu. Belajar dan berjuang itu sangat melelahkan, tapi jika kamu tidak kuat menahan lelahnya belajar apakah kamu siap menahan perihnya kebodohan? Jika tidak, maka gunakan energi masa mudamu untuk merasakan lelahnya belajar dan berjuang!

Kesempatan Menjadi Pramugari

Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari
Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari

Buat kamu yang ingin menjadi pramugari namun belum memiliki pengetahuan cukup dalam dunia penerbangan dan kepramugarian jangan menyrah dulu. Karena kini FAAST Penerbangan sedang membuka pendaftaran siswa/siswi baru untuk mengikuti pendidikan intensif menjadi pramugari profesional.

FAAST Penerbangan adalah salah satu sekolah pramugari terbaik di Indonesia yang telah meluluskan banyak peserta didik dan telah bekerja di maskapai domestik maupun Internasional. Untuk informasi lebih lanjut mengenai FAAST Penerbangan kamu bisa cek ke Informasi Pendaftaran FAAST atau konsultasi langsung dengan admin Kak DESTA 0822-2000-7377 (Whatsapp). Terimakasih

Demikian pembahasan Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari, semoga menambah semangat kalian dalam mengejar mimpi ya! Keep up & keep spirit!

Baca juga : Persiapan Interview Pramugari Maskapai Domestik dan Internasional

Baca juga : Pengalaman Seorang “Introvert” Menjadi Pramugari Garuda Indonesia

You Might Also Like

One Reply to “Kisah Berliku Wanita yang Menggapai Mimpi Jadi Pramugari”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *